Ukuran Genteng Lengkap: Tanah Liat, Beton, Metal, dan uPVC dalam Satu Tabel

Terakhir diperbarui: 10 Oktober 2026

Saat merencanakan atap, pertanyaan pertama biasanya soal harga. Padahal, harga per buah tidak banyak berarti sebelum Anda tahu ukuran genteng dan berapa banyak yang dibutuhkan per meter persegi. Genteng yang per bijinya murah bisa jadi lebih mahal per m² karena butuh lebih banyak keping.

Secara ringkas, ukuran genteng sangat bervariasi. Genteng tanah liat berukuran sekitar 21–25 x 27,5–33 cm, genteng beton sekitar 33 x 42 cm, genteng metal berupa lembaran sekitar 80 x 80 cm, sedangkan genteng uPVC berupa lembaran panjang dengan lebar hampir 1 meter.

Artikel ini merangkum semua ukuran itu dalam satu tempat, lengkap dengan isi per m², berat, kisaran harga, dan panduan memilih. Simpan halaman ini sebagai contekan saat berbelanja material atap.

Apa yang Dimaksud Ukuran Genteng?

Setiap genteng punya dua jenis ukuran:

  • Ukuran total: dimensi fisik satu keping atau satu lembar.
  • Ukuran efektif: luas yang benar-benar menutup atap setelah dikurangi bagian yang tumpang tindih (overlap).

Ukuran efektif inilah yang menentukan isi per m² dan jarak reng. Jadi, saat membandingkan genteng, selalu tanyakan ukuran efektifnya.

Tabel Ukuran Genteng dari Semua Jenis

Jenis Genteng Ukuran Total (kira-kira) Isi per m² Bobot
Tanah liat kodok 27,5 x 22 cm ±25 buah Berat
Tanah liat morando 33 x 25 cm ±18 buah Berat
Keramik/glazur (magas, morando) 29,5 x 21 cm hingga 33 x 25 cm ±18–25 buah Berat
Beton flat 42 x 33 cm ±10 buah Sangat berat
Beton multiline/imperial 42 x 28 cm ±11 buah Berat
Beton Italy/Garuda 42 x 33,5 cm ±9 buah Berat
Metal pasir (8 daun) ±80 x 80 cm per lembar ±2 lembar Ringan
Aspal/bitumen (shingle) Lembaran, dihitung per m² Per m² Ringan
uPVC Lebar ±105 cm, panjang bisa disesuaikan ±1 m panjang ≈ 1 m² Ringan

Angka-angka di atas adalah ukuran umum. Setiap merek bisa berbeda, jadi cek spesifikasi pabrik sebelum menghitung kebutuhan.

Ukuran Genteng Tanah Liat

Genteng tanah liat dibuat dari tanah liat yang dibakar. Ukurannya relatif kecil sehingga butuh banyak keping per m².

Jenis Ukuran Total Ukuran Efektif Isi per m²
Plentong 29 x 22 cm 22 x 22 cm ±25
Magas 29,5 x 21 cm 23,5 x 18 cm ±25
Kodok 27,5 x 22 cm 22 x 18 cm ±25
Morando 33 x 25 cm 26 x 22 cm ±18

Penjelasan lengkap termasuk contoh hitungan ada di artikel ukuran genteng tanah liat per jenis.

Ukuran Genteng Beton

Genteng beton dibuat dari campuran semen, pasir, dan pewarna. Ukurannya lebih besar dari tanah liat sehingga pemasangan lebih cepat, tetapi tiap kepingnya lebih berat.

Tipe Ukuran Isi per m² Berat per Buah Jarak Reng Kemiringan Acuan
Flat horisontal 42 x 33 cm 10 ±4,5 kg ±28 cm 35°
Flat multiline 42 x 28 cm 11 ±3,5 kg ±36 cm 35°
Italy 42 x 33,5 cm 9 ±4,2 kg ±37 cm 30°
Garuda minimalis 42 x 33,5 cm 9 ±4,2 kg ±37 cm 35°

Data tipe genteng beton di atas mengacu pada spesifikasi produsen Genteng Beton MI. Jika dihitung, beban genteng beton flat sekitar 10 x 4,5 kg = ±45 kg per m².

Ukuran Genteng Metal

Genteng metal terbuat dari lembaran baja lapis seng-aluminium. Yang paling populer adalah metal pasir, yaitu genteng metal yang dilapisi butiran pasir agar tidak terlalu berisik dan tampak seperti genteng biasa.

  • Ukuran lembaran: umumnya sekitar 80 x 80 cm dengan 8 “daun” atau lekukan.
  • Isi per m²: sekitar 2 lembar setelah dikurangi overlap. Cek angka efektif tiap merek.
  • Kelebihan: ringan, pemasangan cepat, cocok untuk rangka baja ringan.
  • Kekurangan: lebih berisik saat hujan dan lebih cepat panas, kecuali ditambah lapisan peredam.

Ukuran Genteng Aspal (Bitumen)

Genteng aspal dijual dalam bentuk lembaran (shingle) dan biasanya dihitung langsung per m². Material ini sangat ringan, lentur, dan cocok untuk atap berbentuk unik seperti kubah atau atap kerucut. Kekurangannya, genteng aspal membutuhkan alas papan (multipleks atau OSB) di bawahnya, sehingga biaya totalnya bisa lebih tinggi.

Ukuran Genteng uPVC

Genteng uPVC berbentuk lembaran panjang bermotif genteng. Karena lebarnya hampir satu meter, perhitungannya sangat sederhana: panjang lembaran kurang lebih sama dengan luas yang tertutup.

  • Lebar total: sekitar 105 cm, dengan lebar efektif sedikit di bawahnya setelah overlap.
  • Panjang: tersedia dalam ukuran standar seperti 6 meter, dan banyak produsen melayani potong sesuai panjang atap.
  • Kelebihan: ringan, tahan karat, tidak berlumut, meredam panas dan suara hujan lebih baik dibanding metal.

Rincian ukuran per merek ada di panduan ukuran genteng uPVC Royal Roof, dan estimasi biayanya di harga genteng uPVC per m².

Perbandingan Harga Genteng per Jenis

Berikut gambaran harga dari pantauan toko daring yang dihimpun detikProperti pada pertengahan 2025. Angka ini untuk perbandingan, bukan harga pasti di kota Anda.

Jenis Kisaran Harga Perkiraan per m² (material saja)
Tanah liat morando natural ±Rp3.000/buah ±Rp54.000 (18 buah)
Tanah liat kodok natural ±Rp3.500/buah ±Rp87.500 (25 buah)
Beton ±Rp4.500–Rp6.000/buah ±Rp40.500–Rp66.000 (9–11 buah)
Keramik ±Rp10.800–Rp16.650/buah Tergantung tipe dan isi per m²
Metal pasir ±Rp25.000–Rp30.000/lembar ±Rp50.000–Rp60.000 (2 lembar)
Aspal lembaran ±Rp130.000–Rp155.000/m² Belum termasuk alas papan

💡 Tips: Bandingkan harga per m² terpasang, bukan per buah. Genteng yang berat membutuhkan rangka lebih kuat, sedangkan genteng yang ringan bisa menghemat biaya rangka.

Simulasi Kebutuhan Genteng untuk Atap 60 m²

Agar perbandingannya lebih nyata, berikut simulasi untuk atap seluas 60 m², sudah termasuk cadangan 10%. Angka berat dihitung dari isi per m² dikali berat per buah.

Jenis Genteng Isi per m² Kebutuhan (+10%) Perkiraan Beban Genteng
Tanah liat kodok 25 ±1.650 buah ±2.900 kg (1,75 kg/buah)
Tanah liat morando 18 ±1.190 buah ±2.970 kg (2,5 kg/buah)
Beton flat 10 ±660 buah ±2.970 kg (4,5 kg/buah)
Beton Italy/Garuda 9 ±594 buah ±2.500 kg (4,2 kg/buah)
Metal pasir ±2 lembar ±132 lembar Jauh lebih ringan
uPVC ±1 m panjang per m² ±66 m panjang lembaran Jauh lebih ringan

Dari tabel ini terlihat, atap genteng tanah liat dan beton seluas 60 m² membawa beban sekitar 2,5–3 ton hanya dari gentengnya saja. Belum termasuk air hujan yang terserap. Inilah alasan rangka atap untuk genteng berat harus dihitung dengan cermat, sedangkan genteng lembaran memberi keleluasaan lebih pada desain rangka.

Mengapa Ukuran Genteng Memengaruhi Biaya Rumah?

  1. Jumlah keping. Genteng kecil butuh lebih banyak keping dan lebih banyak waktu pasang.
  2. Beban rangka. Genteng tanah liat dan beton bisa mencapai 40–45 kg per m², sehingga rangka harus lebih tebal atau lebih rapat.
  3. Jarak reng. Setiap ukuran genteng punya jarak reng sendiri, sehingga material reng ikut berubah.
  4. Kemiringan atap. Genteng kecil dan berat umumnya butuh atap lebih curam, sehingga luas atap dan biaya rangka bertambah.

Bagaimana Memilih Ukuran dan Jenis Genteng yang Tepat?

Untuk Rumah dengan Atap Curam (30–40°)

Genteng tanah liat, keramik, dan beton cocok di sini. Ketiganya tampil klasik dan kokoh.

Untuk Atap Landai atau Model Minimalis

Pilih genteng lembaran seperti uPVC atau metal, karena lembaran panjang lebih tahan tampias pada kemiringan rendah. Pastikan mengikuti kemiringan minimal dari produsen.

Untuk Renovasi Rumah Lama dengan Rangka Kayu

Jika rangka kayu lama mulai lemah, genteng ringan seperti uPVC bisa mengurangi beban tanpa harus mengganti seluruh rangka. Tetap minta tukang memeriksa kondisi kayu terlebih dahulu.

Untuk Daerah Pesisir

Udara laut membuat logam cepat berkarat. Genteng uPVC, keramik, dan tanah liat lebih aman dibanding metal tanpa lapisan khusus.

Kapan Waktu yang Tepat Mengganti Genteng?

  • Bocor berulang di titik berbeda meski sudah ditambal.
  • Banyak genteng retak, berlumut tebal, atau bergeser.
  • Rangka atap mulai melendut karena beban genteng terlalu berat.
  • Rumah terasa sangat panas atau berisik saat hujan.

Sebelum memutuskan, kenali juga kekurangan atap uPVC dan solusinya agar pilihan Anda benar-benar sesuai kebutuhan.

Ingin Atap Ringan dan Anti Bocor?

Epic Window menyediakan atap uPVC yang ringan, tahan karat, dan tidak berlumut, cocok untuk rumah baru maupun renovasi. Minta perhitungan kebutuhan atap Anda ke tim Epic.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Berapa ukuran genteng yang paling umum?

Untuk tanah liat, kodok dan morando paling banyak dipakai, yaitu sekitar 27,5 x 22 cm dan 33 x 25 cm. Untuk beton, ukuran 42 x 33 cm paling umum.

Genteng mana yang paling sedikit isinya per m²?

Genteng beton tipe Italy atau Garuda, sekitar 9 buah per m². Untuk lembaran, uPVC dan metal jauh lebih sedikit lagi.

Berapa ukuran genteng uPVC per lembar?

Lebarnya sekitar 105 cm, sedangkan panjangnya bervariasi, salah satu yang umum adalah 6 meter.

Genteng apa yang paling ringan?

Genteng lembaran seperti metal, aspal, dan uPVC jauh lebih ringan dibanding tanah liat dan beton.

Apakah ukuran genteng memengaruhi kemiringan atap?

Ya. Genteng kecil seperti tanah liat butuh atap lebih curam, sedangkan lembaran panjang seperti uPVC bisa dipasang lebih landai sesuai rekomendasi produsen.

Bagaimana cara menghitung kebutuhan genteng lembaran seperti uPVC?

Hitung jumlah lembar per sisi atap dengan membagi lebar bidang atap dengan lebar efektif lembaran, lalu tentukan panjang lembaran sesuai panjang kemiringan atap dari bubungan ke teritisan. Tambahkan overlap sesuai rekomendasi produsen.

Apakah genteng beton lebih awet dari tanah liat?

Keduanya bisa bertahan puluhan tahun jika dipasang dengan benar. Genteng beton lebih kuat menahan benturan, sedangkan tanah liat lebih ringan per keping dan lebih adem.

Kesimpulan

Ukuran genteng menentukan jumlah keping, beban atap, jarak reng, hingga total biaya. Genteng tanah liat butuh 18–25 buah per m², genteng beton 9–11 buah, genteng metal sekitar 2 lembar, dan genteng uPVC cukup dihitung dari panjang lembarannya.

Pilih genteng berdasarkan kemiringan atap, kekuatan rangka, lokasi rumah, dan anggaran per m² terpasang. Dengan membandingkan ukuran secara benar, Anda bisa mendapatkan atap yang kokoh, nyaman, dan sesuai budget.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *